spogoal.com

    Release time:2024-10-07 21:30:57    source:bidang togel login   

spogoal.com,data. hk. 2023,spogoal.comJakarta, CNN Indonesia--

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengungkap puing berserakan di Gaza akibat agresi Israel masih lebih banyak ketimbang puing di Ukraina saat perang dengan Rusia dalam dua tahun terakhir.

Dilansir AFP, puing-puing di Gaza juga membahayakan bagi pekerja yang membersihkan reruntuhan bangunan itu. Sebab ada kekhawatiran UXO atau persenjataan yang belum meledak, hingga kemungkinan paparan zat beracun.

Layanan Pembersihan Ranjau Perserikatan Bangsa Bangsa (United Nations Mine Action Service/UNMAS) juga memperkirakan ada sekitar 37 juta ton puing berserakan di Gaza.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gaza memiliki lebih banyak puing dibandingkan Ukraina, dan sebagai gambaran, garis depan Ukraina memiliki panjang 600 mil (hampir 1.000 kilometer), dan Gaza memiliki panjang 25 mil (40 km)," kata Kepala Program UNMAS di wilayah Palestina Mungo Birch.

Birch berharap UNMAS, dinas yang bekerja untuk mengurangi ancaman yang ditimbulkan oleh semua jenis persenjataan peledak, akan menjadi badan koordinasi untuk pekerjaan ranjau di Gaza.

UNMAS menurutnya juga telah mendapatkan pendanaan sebesar USD$5 juta. Namun mereka membutuhkan tambahan USD$40 juta untuk melanjutkan pekerjaannya di Gaza selama 12 bulan ke depan.

"Namun sektor ini secara keseluruhan akan membutuhkan ratusan juta dolar AS selama beberapa tahun untuk membuat Gaza kembali aman bagi penduduknya," kata dia.

Sejak 7 Oktober 2023, Israel melancarkan agresi di Gaza. Mereka menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti rumah sakit hingga tempat ibadah.

Imbas serangan Israel, lebih dari 34 ribu warga di Palestina tewas dan puluhan rumah sakit lumpuh. Sebagian besar dari korban jiwa itu adalah perempuan dan anak-anak.

Lihat Juga :
Tiga Pejabat Israel Bisa Masuk Daftar Buron ICC Selain Netanyahu
(khr/bmw)